Terlihat Sehat, 7 Buah Ini Ternyata Pantangan Saat Diare

AKURAT JAKARTA - Saat mengalami gangguan pencernaan, terutama diare, pilihan makanan menjadi sangat penting, termasuk jenis buah yang kamu konsumsi.
Banyak orang mengira semua buah aman dimakan, padahal ada beberapa buah yang sebaiknya dihindari saat diare.
Dengan memahami daftar buah yang perlu dihindari, kamu bisa membantu mempercepat pemulihan sistem pencernaan dan mencegah gejala semakin parah.
1. Pepaya
Pepaya kaya air dan serat yang membantu melancarkan pencernaan.
Kandungan seratnya membuat pepaya efektif mencegah sembelit.
Baca Juga: Isu Pihak Ketiga Mencuat di Tengah Perceraian Ridwan Kamil, Kuasa Hukum Beri Bantahan Tegas
Namun, efek pencahar dari pepaya dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan memperparah diare.
2. Mangga
Mangga mengandung fruktosa dan serat cukup tinggi.
Baca Juga: Viral Cocoklogi Unggahan Lama Aura Kasih dan Ridwan Kamil Bikin Netizen Penasaran
Fruktosa sulit dicerna dan dapat memicu fermentasi di usus.
Kondisi ini berisiko memperburuk diare dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
3. Nanas
Baca Juga: Tak Perlu ke Luar Negeri, Eka Hospital Sukses Operasi 100 Lutut Berbasis Robotik
Nanas memiliki kandungan asam tinggi yang dapat mengiritasi saluran pencernaan.
Asam ini berpotensi meningkatkan frekuensi buang air besar serta menyebabkan kram perut saat diare.
4. Jeruk
Baca Juga: Film TIMUR: Mengenang Mapenduma Lewat Laga Sinematik Iko Uwais
Jeruk mengandung asam sitrat yang tinggi.
Asam ini dapat merangsang produksi asam lambung berlebih dan memperparah gejala diare, seperti nyeri dan iritasi perut.
5. Pir
Baca Juga: Film TIMUR: Mengenang Mapenduma Lewat Laga Sinematik Iko Uwais
Pir dikenal tinggi serat.
Serat dalam pir dapat mempercepat pergerakan usus sehingga membuat diare semakin parah jika dikonsumsi saat kondisi pencernaan sensitif.
6. Anggur
Baca Juga: Dongeng Anak: Kancil dkk Berpetualang ke Planet Lain
Anggur mengandung fruktosa dan serat yang dapat menyebabkan fermentasi di usus.
Kombinasi ini bisa meningkatkan gas, ketidaknyamanan, dan frekuensi diare.
7. Alpukat
Baca Juga: Ancol Siapkan Liburan Penuh Ceria untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Alpukat memang sehat, tetapi kaya serat.
Satu alpukat mengandung sekitar 13,5 gram serat.
Saat diare, serat tinggi ini dapat memicu buang air besar lebih sering. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








