Waspada! Iklan Propaganda Israel Nyusup di Game Anak-anak, Mulai dari Angry Birds, Puzzel hingga Solitaire

AKURAT JAKARTA - Sebuah iklan propaganda Israel tiba-tiba muncul di game online untuk anak-anak.
Setidaknya ada tujuh game online yang telah disusupi iklan pro Israel dan anti Hamas Palestina.
Tujuh game online yang disusupi iklan pro Israel itu antara lain: Puzzel, Angry Birds, Alice's Mergeland, Stack, Balls'n Ropes, Solitaire: Card Game 2023, dan Subway Surfers.
Kasus tersebut terdeteksi di game online yang dimainkan anak-anak di Inggris, Perancis, Jerman, Australia dan Belanda.
Baca Juga: Resep Sate Jebred Khas Jawa Barat yang Kenyal dan Gurih, Anti Ribet dan Dijamin Bikin Nagih!
Melansir dari Reuters, penemuan konten iklan berisi propaganda Israel itu berawal dari laporan seorang ibu bernama Maria Julia Assis.
Ia mengatakan, anak laki-lakinya yang masih berusia 6 tahun, datang menghampirinya dengan wajah pucat dan ketakutan.
Anak tersebut bercerita bahwa saat bermain game Puzzel di HP Androidnya, tiba-tiba muncul video yang menunjukkan kelompok Hamas Palestina menyerang keluarga Israel di bawah tekanan dengan footage yang diburamkan.
Dalam video tersebut, juga tampil layar hitam dengan pesan yang diduga berasal dari Kementerian Luar Negeri Israel bertuliskan: "Kami pastikan mereka yang berbuat kejam mendapat imbalan setimpal".
Mengetahui hal ini, orangtua si anak tersebut segera menghapus game itu dari HP Android miliknya.
Maria Julia mengaku kaget dan bingung dengan kemunculan iklan propaganda Israel yang bermuatan kekerasan tersebut di game online untuk anak-anak.
Dalam iklan tersebut juga menampilkan footage yang menanamkan kebencian kepada Hamas dan menyebutnya sebagai teroris.
Dalam iklan tersebut ditampilkan video-video yang menunjukkan kekerasan seperti penyerangan roket, ledakan dahsyat, hingga sekelompok pasukan dengan menggunakan masker.
Terkait kemunculan iklan pro Israel di game anak-anak, Studio Rovia sebagai pengembang game 'Angry Birds' pun angkat bicara.
Menurut Studio Rovia, iklan penuh kekerasan ini menyusup ke aplikasi dari celah error pada sistem. Ia membantah bahwa iklan itu sebuah kesengajaan.
Baca Juga: Konser Gratis Maliq D'essential di GOR Ciracas Jaktim Akhir Pekan Ini, Begini Cara Daftarnya
Sementara Kepala Digital Kementerian Luar Negeri Israel, David Sarangan, mengungkapkan bahwa video-video iklan pro Israel itu memang dipromosikan oleh pemerintah Israel.
Kendati demikian, pihaknya tidak mengetahui jika iklan tersebut muncul ke berbagai game yang dimainkan anak-anak.
David menegaskan, iklan tersebut menjadi bagian advokasi yang digencarkan pihaknya.
Diungkapkan David, pemerintah Israel telah menghabiskan anggaran senilai 1,5 juta dollar untuk menyebarkan iklan propaganda itu di internet, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu.
"Kami ingin dunia tahu apa yang terjadi di Israel," jelas David. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









