Jakarta

Legislator Golkar Dimaz Raditya Sebut BUMD Harus Punya Program Unggulan untuk Keluar dari Zona Merah

Yusuf Doank | 21 Maret 2025, 11:48 WIB
Legislator Golkar Dimaz Raditya Sebut BUMD Harus Punya Program Unggulan untuk Keluar dari Zona Merah

 

AKURAT JAKARTA - Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya meminta BUMD mengungkap rencana program pada 2026, sekaligus meningkatkan efektivitas dan kontribusi mereka terhadap pembangunan Jakarta.

Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Pra Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (Pra-RKPD) 2026 Komisi C dengan seluruh BUMD di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta.

Dimaz menegaskan, setiap BUMD harus memiliki satu program unggulan. Namun, program unggulan dimaksud harus berdampak besar bagi kinerja perusahaan dan masyarakat ibukota.

Baca Juga: Golkar DKI Jakarta Bakal Gelar Nobar Setiap Kali Timnas Indonesia Bertanding, Judistira: Kantor DPD Sudah Jadi Ruang Terbuka Hijau

"Setiap BUMD pasti punya banyak program, bisa sampai 10," ujar Dimaz kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Namun, politisi Partai Golkar itu ingin BUMD memilih satu program unggulan yang bisa menjadi andalan dan mampu mengubah kondisi.

Ia berharap, ada program yang mampu membuat perusahaan tersebut keluar dari zona merah (laporan keuangannya) dan menjadi lebih produktif.

Baca Juga: Sidak Dua Pasar di Jakbar, Sekretaris Fraksi Golkar Andri Santosa Temukan Penjualan MinyaKita Lebihi HET

"Selama ini ada BUMD yang laporan keuangannya merah. Saya ingin tahu, ada tidak program yang bisa membawa mereka ke zona hijau? Tidak perlu banyak-banyak, cukup satu program yang benar-benar jadi mercusuar," pungkasnya.

Melalui pertemuan itu, Komisi C DPRD DKI Jakarta berharap, BUMD dapat lebih fokus dalam menentukan prioritas program yang benar-benar memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat Jakarta secara keseluruhan.

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI Agus Haryoto Widodo menyatakan, pihaknya siap menerima tantangan. Pihaknya akan menyiapkan program unggulan yang akan dipaparkan dalam rapat selanjutnya.

"Kami menyambut baik masukan dari DPRD, karena semuanya konstruktif untuk kemajuan BUMD," kata Agus.

"Semua BUMD, termasuk Bank DKI, pasti berupaya memperbaiki kinerja dan menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat," imbuhnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.