Banyak BUMD Merugi Akibat Titipan Jabatan, Gubernur Pramono: Itu Tidak Terjadi di BUMD Jakarta

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi terkait pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut banyak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang merugi akibat adanya titipan jabatan.
Pramono mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Mendagri atas pernyataan tersebut, sebab Pemprov Jakarta akan turut merespon agar BUMD tidak ada titipan.
"Dan maka saya berterima kasih sama Mendagri. Mudah-mudahan Pak Mendagri sering-sering mengatakan seperti itu. Supaya saya mengatur Jakarta tanpa titipan," ujar Pramono di Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Sabtu (26/7/2025).
Baca Juga: Banyak Pelamar PPSU dari Lulusan Sarjana, Pramono Enggan Sebut Akibat Minimnya Lapangan Pekerjaan
Ia pun menuturkan, dirinya sudah membuktikan bahwa BUMD Jakarta tidak ada titipan jabatan, salah satunya dalam memutuskan pejabat di Bank Jakarta.
"Dan itu saya sudah buktikan ketika memutuskan Bank Jakarta sepenuhnya adalah orang-orang profesional. Jadi Bank Jakarta sepenuhnya profesional," katanya.
Politikus PDIP itu juga menegaskan, untuk jajaran direksi dirinya tidak membuka kesempatan kepada siapapun untuk menitip.
Baca Juga: Gubernur Pramono Klaim Warga Kampung Bayam Kelompok Furqon Sudah Tempati KSB, Benarkah?
"Untuk direksi ya. Karena yang menjalankan kan direksi. Kalau komisaris kan melakukan pengawasan saja. Yang penting yang menjalankan," pungkasnya.
Diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat ada sebanyak 300 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mencatatkan total kerugian mencapai Rp 5,5 triliun.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut, penyebab utama dari kondisi tersebut ialah lemahnya tata kelola BUMD yang ditandai dengan adanya ketimpangan jumlah kepengurusan dalam kelembagaan BUMD.
"Lemahnya tata kelola BUMD ditandai dengan adanya ketimpangan jumlah dewan pengawas, komisaris, jumlahnya 1.993 artinya Dewan Pengawas Komisaris lebih banyak dibandingkan direksinya, 1.911," ujar Tito dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI, Rabu (16/7/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






