Jakarta

Selalu Dinantikan umat Islam di Bulan Ramadhan, Berikut Ini Sejarah Malam Lailatul Qadar

aditia | 25 Maret 2024, 12:05 WIB
Selalu Dinantikan umat Islam di Bulan Ramadhan, Berikut Ini Sejarah Malam Lailatul Qadar

AKURAT.CO - Terdapat sejarah dibalik munculnya malam Lailatul Qadar yang selalu dinantikan umat Islam di bulan Ramadhan.

Dalam hadits Ibnu Abbas, diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan."

Bagi umat Islam, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat penting di bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, bagaimana sejarah malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan begitu penting?

Baca Juga: Sejarah Gencatan Senjata Perang Diponegoro Selama Bulan Ramadhan yang Berakhir Tragis Ketika Lebaran

Berikut ini adalah penjelasannya mengapa malam Lailatul Qadar sangatlah penting.

Malam Lailatul Qadar bermula dari kisah seorang Nabi bernama Sam'un Ghozi AS.

Kisah tersebut diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW ketika sedang berkumpul dengan para sahabat di bulan Ramadhan.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda bahwa malaikat Jibril menceritakan kepada beliau jika zaman dulu ada utusan Allah bernama Sam'un Ghozi untuk kaum Bani Israil.

Baca Juga: Hanya PNS yang menerima, Begini Sejarah Perjuangan Buruh PKI Memperjuangkan THR

Nabi Sam'un Ghozi ini sangat berani menentang segala sesuatu yang bertolak belakang dari ketuhanan Allah SWT. Salah satunya adalah melawan pemimpin yang bernama raja Israel.

Kegigihan Nabi Sam'un Ghozi ini sangat mengganggu raja Israel hingga membuatnya membuat sayembara untuk menangkapnya.

Ternyata, istri Nabi Sam'un Ghozi berkhianat dengan menyerahkannya kepada raja Israel hingga disiksa dan membuat kedua matanya.

Perlakuan kejam tersebut membuat Nabi Sam'un Ghozi berdoa kepada Allah SWT untuk menolongnya.

Baca Juga: Hanya Penanda Persiapan Puasa Dimulai, Begini Sejarah Awal Mula Imsak

Doa tersebut dikabulkan dengan cara merobohkan istana raja beserta seluruh masyarakatnya.

Nabi Sam'un Ghozi kemudian bertaubat dan bersumpah kepada Allah SWT akan menebus dosanya dengan beribadah dan melawan kebatilan hingga kekufuran selama 1.000 bulan tanpa henti.

Mendengar cerita tersebut, salah seorang sahabat berkata kepada Rasulullah SAW jika mereka ingin beribadah seperti halnya Nabi Sam'un Ghozi.

Bertepatan dengan pertanyaan tersebut, muncul malaikat Jibril dengan wahyu Surat Al-Qadr.

Baca Juga: Hanya Penanda Persiapan Puasa Dimulai, Begini Sejarah Awal Mula Imsak

Dalam wahyu tersebut dijelaskan bahwa di bulan Ramadhan ada sebuah malam yang lebih baik daripada 1.000 bulan.

Setelah menerima wahyu, Rasulullah SAW tersenyum hingga membuat salah seorang sahabat penasaran apa yang terjadi kepada beliau.

Rasulullah kemudian menjawab, jika ketika manusia dikumpulkan di Mahsyar, semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing untuk masuk ke dalam surga. Ada seorang nabi yang datang dengan membawa pedang tanpa pengikut satupun masuk ke dalam surga, itulah Nabi Sam'un Ghozi.

Bermula dari kisah itulah, hingga kini terdapat amalan yang akan digandakan pahalanya di suatu malam istimewa pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.