Rahasia Menikmati Seblak Tanpa Takut Gangguan Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Seblak kini semakin populer dan menjadi makanan hits yang digandrungi banyak orang, terutama generasi muda.
Kata “seblak” identik dengan rasa gurih pedas yang bikin kamu ketagihan, baik saat dinikmati bersama teman maupun disantap sendirian.
Tak heran, seblak sering jadi pilihan menu andalan saat nongkrong atau sekadar mengisi waktu senggang.
Baca Juga: 5 Kombinasi Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi dengan Daging Sapi
Namun, seblak juga mendapat sorotan karena kandungan garamnya yang cukup tinggi.
Para ahli kesehatan, khususnya dokter jantung, mengingatkan bahwa konsumsi garam berlebih bisa meningkatkan risiko hipertensi.
Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi memicu komplikasi serius di kemudian hari.
Baca Juga: Resep Jus Segar dan Bikin Kulit Glowing yang Lagi Hits di TikTok
dr Rina Ariani, SpJP(K), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, menegaskan bahwa seblak sebenarnya tetap aman dikonsumsi selama porsinya tidak berlebihan.
“Ya kalau mau makan seblak tapi misal kandungan natriumnya dikurangi, nggak masalah,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr Rina mengingatkan agar kamu mengimbangi konsumsi seblak dengan pola makan sehat.
Baca Juga: Tak Disangka, 5 Jajanan Favoritmu Ini Ternyata Warisan Eropa!
Seblak boleh saja dikonsumsi sesekali, asalkan tidak berlebihan dan disertai dengan asupan sayuran, buah-buahan, serta cukup minum air putih.
Dengan begitu, tubuh tetap mendapat nutrisi seimbang meskipun sesekali menikmati makanan pedas gurih ini.
Jadi, kamu tak perlu langsung menghindari seblak sepenuhnya.
Baca Juga: Cara Bikin Sendiri MSG Alami ala Drakor Bon Appétit Your Majesty di Rumah
Kuncinya adalah bijak mengatur porsi dan frekuensinya.
Dengan gaya hidup seimbang, kamu masih bisa menikmati seblak tanpa harus mengorbankan kesehatan jantungmu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








