Jakarta

6 Efek Cuaca Panas Ekstrem yang Diam-Diam Mengancam Kesehatanmu, Jangan Sepelekan!

Zainal Abidin | 16 Oktober 2025, 18:15 WIB
6 Efek Cuaca Panas Ekstrem yang Diam-Diam Mengancam Kesehatanmu, Jangan Sepelekan!

AKURAT JAKARTA - Cuaca panas ekstrem kini menjadi salah satu masalah serius di Indonesia.

Peningkatan suhu yang terjadi beberapa waktu terakhir tidak hanya membuat kamu merasa gerah, tapi juga bisa berdampak langsung terhadap kesehatan tubuh.

Efek cuaca panas terhadap kesehatan bisa beragam, mulai dari gangguan ringan hingga kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan medis.

Baca Juga: Mulai Bicara dengan Diri Sendiri, Begini Cara Self Talk Bikin Hidup Lebih Damai

Cuaca panas ekstrem menyebabkan tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu normal.

Bila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan perlindungan dari paparan sinar matahari, berbagai masalah kesehatan bisa muncul tanpa disadari.

Hal ini terutama berisiko bagi anak-anak, lansia, serta orang dengan aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Asyik! Festival Film Jepang Bakal Hadir di 9 Kota Indonesia, Pakai Teks Bahasa Indonesia dan Inggris, Simak Info Lengkapnya di Sini

Berikut ini 6 efek cuaca panas ekstrem terhadap kesehatan yang perlu kamu waspadai:

1. Dehidrasi 

Terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan tanpa penggantian yang cukup.

Baca Juga: Deep Purple dan Slank Bakal Gelar Konser Kolaborasi di Jakarta, Nih Info Lokasi, Tanggal dan Harga Tiket

Tanda-tandanya antara lain rasa haus berlebih, kulit kering, hingga urin berwarna gelap.

2. Heatstroke (Serangan Panas)

Kondisi serius akibat paparan panas berlebihan yang bisa menyebabkan suhu tubuh naik drastis dan merusak organ vital.

Baca Juga: Aktor Thailand Bonnadol Gelar Fan Meeting di Jakarta November 2025, Penjualan Tiketnya Dimulai Hari Ini, Segini Harganya!

3. Iritasi Kulit

Muncul ketika keringat terjebak di bawah kulit akibat pori-pori tersumbat.

Cuaca lembap memperburuk kondisi ini dan menimbulkan rasa gatal atau perih.

Baca Juga: Catat! Barasuara Bakal Gelar Tour Konser Lima Kota di Pulau Jawa, Berikut Jadwal Lengkapnya

4. Migrain atau Sakit Kepala Sebelah

Paparan sinar matahari langsung dan polusi udara dapat memicu nyeri kepala berdenyut, mual, serta sensitif terhadap cahaya.

5. Panas Dalam

Ditandai dengan tenggorokan kering, sariawan, atau rasa tidak nyaman di tubuh akibat suhu tinggi dan konsumsi makanan yang kurang seimbang.

Baca Juga: Harapan Baru Penderita Miom dan Kista Rahim Tak Lagi Harus Dikorbankan

6. Demam Akibat Paparan Panas

Suhu tubuh naik drastis setelah terlalu lama berada di bawah sinar matahari, terutama pada anak-anak dan lansia.

Untuk mencegahnya, kamu disarankan minum air putih yang cukup, mengenakan pakaian longgar, dan hindari aktivitas berat di siang hari.

Baca Juga: 5 Tempat Nongkrong Sore Ramah Anak di Jakarta Barat yang Bikin Liburan Dekat Jadi Seru

Cuaca panas memang tak bisa dihindari, tapi dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dan terlindungi, kamu bisa tetap sehat dan aktif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.