Jakarta

Tips Menyimpan Rimpang Lebih Lama Tanpa Kulkas, Banyak yang Belum Tahu

Zainal Abidin | 24 November 2025, 13:00 WIB
Tips Menyimpan Rimpang Lebih Lama Tanpa Kulkas, Banyak yang Belum Tahu

AKKURAT JAKARTA - Menyimpan rimpang seperti kunyit dan kencur di suhu ruangan sering dianggap mudah, namun kenyataannya teknik penyimpanan yang salah justru menyebabkan rempah cepat berjamur dan membusuk.

Kelembapan, sisa tanah, serta wadah yang tidak tepat adalah faktor utama yang membuat rimpang kehilangan kualitasnya.

Oleh karena itu, proses penyimpanan harus dimulai dari pembersihan, pengeringan, hingga pemilihan wadah yang memungkinkan udara bergerak dengan baik.

Baca Juga: Jangan Salah Tulis, Kesalahan Nama di Paspor Bisa Berakibat Fatal untuk Rencana Liburanmu

1. Bersihkan Rimpang Setelah Didapatkan

Kamu disarankan membersihkan rimpang segera setelah membelinya karena tanah menjadi sumber spora jamur.

Tanah menyimpan kelembapan yang dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme ketika ruangan lembap.

Baca Juga: Dapur Aman Dimulai dari Spatula, Tips Penting Agar Kamu Tak Salah Pilih

Cara membersihkannya cukup memakai sikat kecil atau tangan untuk menghilangkan tanah kering. H

indari merendam rimpang kecuali kamu berniat mengeringkannya kembali.

Buang bagian yang lembek atau berlubang karena itu tanda awal pembusukan.

Baca Juga: Daftar Destinasi 2026 yang Mengejutkan Berdasarkan Data Pemesanan Dunia

Pembersihan sejak awal membantu menurunkan risiko jamur dan memperpanjang masa simpan.

2. Keringkan Sampai Benar-Benar Kering

Rimpang lembap adalah kondisi ideal bagi jamur untuk berkembang.

Baca Juga: Lima Buah Ajaib untuk Kendalikan Asam Urat Secara Alami

Setelah dibersihkan, kamu bisa mengangin-anginkannya di tempat teduh dan berventilasi.

Jangan menjemur langsung di bawah matahari karena membuat rimpang cepat layu.

Bila cuaca lembap, gunakan kipas agar rimpang kering merata.

Baca Juga: Langka, Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar Serempak di Rejang Lebong

Pengeringan yang matang mencegah spora menempel dan tumbuh.

3. Pilih Wadah Berventilasi

Wadah tertutup rapat justru menahan uap air dan menciptakan lingkungan lembap.

Baca Juga: Jangan Lupa! Malam Ini Lampung Fest 2025 Menghadirkan Konser Peewee Gaskins dan Besok Guyon Waton di PKOR Way Halim, Gratis!

Lebih baik kamu menggunakan keranjang bambu, kotak kayu berlubang, atau rak anyaman.

Jika ingin memakai wadah tertutup, tambahkan kertas atau kain penyerap lembap dan buka sesekali agar udara bisa berganti.

4. Hindari Area Panas dan Lembap

Baca Juga: Bikin Tubuh Lebih Enteng, Berikut ini Daftar 9 Buah untuk Jaga Kebersihan Usus

Lokasi penyimpanan juga berpengaruh.

Hindari meletakkan rimpang dekat kompor, wastafel, atau area yang minim ventilasi.

Pilih tempat yang kering, sejuk, dan mendapat aliran udara ringan.

Baca Juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Kebiasaan Mencuci Beras di Panci Rice Cooker, Kamu Wajib Tahu

Perubahan suhu ekstrem dapat memicu kondensasi yang menyebabkan titik-titik basah pada rimpang.

5. Pisahkan atau Bungkus Rimpang

Rimpang yang saling menempel menciptakan kantong kelembapan.

Baca Juga: Ternyata Ini Spot Instagramable Terbaik di Penang, Bikin Foto Kamu Makin Aesthetic

Dengan memisahkannya atau membungkus setiap rimpang memakai tisu kering, kamu dapat menjaga permukaan tetap kering.

Selain itu, langkah ini memudahkan inspeksi jika ada rimpang yang mulai rusak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.