Dongeng Anak: Tiga Ekor Kambing dan Serigala

AKURAT JAKARTA - Di sebuah lembah hijau yang dikelilingi bukit-bukit sejuk, hiduplah seekor Ibu Kambing bersama tiga anaknya yang lucu.
Seiring berjalannya waktu, anak-anak kambing itu tumbuh semakin besar.
Mereka mulai ingin belajar mandiri dan mengenal dunia di luar rumah.
Baca Juga: Konser Gratis Cakra Khan, Symphony of Giving, Siap Meriahkan Malam Tahun Baru di Bandung
Di sinilah petualangan mereka dimulai, petualangan yang akan mengajarkan arti kerja keras, kesabaran, dan keberanian menghadapi rasa takut.
Mari kita ikuti kisah mereka dalam dongeng berjudul "Tiga Ekor Kambing dan Serigala" yang diambil langsung dari channel Youtube DAI-Dongeng Anak Indonesia, bagian dari Grup Akurat.co.
Tiga Ekor Kambing dan Serigala
Pada suatu pagi yang cerah, Ibu Kambing memanggil ketiga anaknya.
Ia berkata, “Kalian sudah besar, saatnya belajar hidup mandiri. Buatlah rumah masing-masing agar bisa melindungi diri kalian.”
Tiga anak kambing itu pun berangkat dengan semangat.
Baca Juga: Wisata Edukasi Akhir Tahun, Teater Bintang Planetarium Jakarta Kembali Dibuka
Mereka ingin membuktikan bahwa mereka mampu berdiri sendiri.
Kambing pertama menemukan tumpukan jerami kering.
Ia berpikir, “Ini mudah! Aku akan membuat rumah dari jerami. Cepat selesai, bisa langsung istirahat.”
Baca Juga: Dongeng Anak: Kisah Putri Duyung dari Kerajaan Bak Mandi
Tak lama, rumah jerami selesai.
Kambing pertama tersenyum puas sambil berkata, “Cepat dan ringan, rumahku sudah jadi.”
Kambing kedua memilih ranting-ranting pohon.
Baca Juga: Catat Lokasinya! Konser Gratis Raisa Bakal Meriahkan Malam Tahun Baru di Bandung
Ia berkata, “Ranting pohon lebih kuat dari jerami, pasti rumahku tahan lama.”
Dengan sedikit usaha, rumah ranting pohon pun berdiri.
Kambing kedua tersenyum puas.
Baca Juga: Konser Gratus Maliq & D’Essentials Bakal Meriahkan Malam Pergantian Tahun, Catat Lokasinya di Sini
Kambing ketiga berbeda.
Ia memilih batu bata yang berat.
“Meskipun sulit, aku ingin rumah yang kokoh dan aman,” ucapnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram, Segini Update Harganya
Setelah bekerja beberapa hari, rumah batu bata selesai sempurna.
Rumah itu tampak kokoh dan rapi, membuat kambing ketiga tersenyum lega.
Pada satu malam saat purnama.
Baca Juga: Pahami Aturan PPh 22 untuk Transaksi Beli dan Buyback Emas
Seekor serigala lapar keluar dari hutan, matanya berkilat mencari mangsa.
Ia melihat rumah jerami milik kambing pertama.
Serigala menghembuskan napasnya kencang.
Baca Juga: Konser Gratis Dewa 19 feat Ello Ramaikan Malam Tahun Baru di Ancol
“Wuusshh!” Rumah jerami pun roboh seketika.
Kambing pertama kaget dan melarikan diri ketakutan.
Kambing Pertama berlari kencang ke rumah Kambing Kedua.
Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Menguat
Serigala mengejar, tak ingin buruannya selamat.
Serigala sampai di rumah ranting.
Dengan sekali tendang, “Braaakk!” rumah itu retak dan hancur.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru, BigBang Festival 2025 Hadirkan Kemeriahan di JIExpo
Dua kambing berlari panik.
Kambing ketiga kaget menerima kedatangan saudaranya yang ketakutan.
“Ayo masuk berlindung di dalam rumah,” katanya.
Baca Juga: Jakcloth hingga Tur Basement, Ikuti Serunya Libur Tahun Baru di Lawang Sewu
Tiga ekor kambing berlindung di dalam rumah.
Serigala geram. “Kalian tidak akan bisa lolos dariku!” ancamnya.
Serigala mencoba mencabik, menendang dan mendobrak pintu, tapi dia gagal, pintu itu sangat kokoh untuk dia robohkan.
Baca Juga: Enam Jalur Ditutup, Ini Rahasia di Balik Penutupan Gunung Rinjani Selama 3 Bulan ke Depan
Gagal menjebol pintu, serigala makin marah.
Dia mencoba masuk lewat jendela dengan memecahkan kaca.
Tangan serigala terluka, dan dia pun gagal.
Baca Juga: Ide Sederhana yang Bisa Dilakukan Agar Euforia Tahun Baru Bisa Dirasakan Setiap Harinya
Di dalam rumah, tiga kambing bersaudara berkumpul di depan perapian dengan tenang.
“Rumah ini kokoh untuk ditembus serigala,” ujar kambing ketiga.
Upaya serigala mendapatkan buruan pun gagal.
Baca Juga: Mau ke Ragunan Saat Nataru? Ini Hal Penting yang Harus Kamu Tahu
Dia meninggalkan rumah Kambing ketiga dengan wajah lesu.
Setelah kejadian itu, kambing pertama dan kedua berterima kasih kepada saudara ketiga.
Mereka pun berjanji, “Kami akan membangun rumah yang kuat, agar tidak mudah dihancurkan.”
Baca Juga: Dari Bogor hingga Bali, Taman Safari Ajak Kamu Belajar Sambil Berwisata di Libur Akhir Tahun
Hari itu menjadi pelajaran berharga bagi tiga ekor kambing.
Mereka menyadari bahwa sesuatu yang dibangun dengan sungguh-sungguh memang membutuhkan waktu, tetapi hasilnya bisa melindungi dan membawa ketenangan.
Mereka pun semakin kompak, saling membantu, dan tidak lagi memilih jalan pintas hanya karena terlihat mudah.
Baca Juga: Wi-Fi Gratis di Bandara Aman? Fakta yang Mungkin Belum Kamu Sadari Saat Liburan
Sejak saat itu, ketiganya hidup lebih berhati-hati, bekerja sama, dan selalu mengingat nasihat Ibu Kambing.
Mereka tahu, kekuatan bukan hanya berasal dari tubuh — tetapi juga dari pikiran yang sabar dan hati yang mau berusaha.
Versi animasi "Tiga Ekor Kambing dan Serigala" ini bisa ayah bunda tonton bersama buah hati tercinta di LINK ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









