Jakarta

Ramadhan Aman dan Nyaman, Panduan Puasa bagi Penderita Diabetes

Anggerhana Denni Rahmawati | 24 Februari 2026, 03:30 WIB
Ramadhan Aman dan Nyaman, Panduan Puasa bagi Penderita Diabetes

AKURAT JAKARTA - Puasa di bulan Ramadhan menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang diabetes.

Selain menahan lapar dan haus, mereka harus menjaga gula darah tetap stabil.

Perubahan jadwal makan dan minum dapat memicu hipoglikemia atau hiperglikemia.

Baca Juga: Tanpa Obat, Ini 5 Kebiasaan Sederhana untuk Cegah Diabetes

Karena itu, puasa perlu direncanakan dengan cermat dan penuh perhatian.

Secara medis, penderita diabetes tetap bisa berpuasa dengan aman.

Syaratnya adalah konsultasi dokter dan pemantauan gula darah rutin setiap hari.

Baca Juga: Stop Bergantung pada Kopi! Ini 4 Minuman Bikin Melek Tanpa Efek Samping

Pemeriksaan dapat dilakukan dua hingga empat kali sehari sesuai anjuran.

Penyesuaian dosis obat juga penting agar kadar gula tetap terkendali.

Berikut tips aman menjalani puasa Ramadhan bagi penderita diabetes.

Baca Juga: Deretan Takjil Sehat Ramadhan 2026 yang Lebih Ringan di Perut

1. Jangan Melewatkan Makan Sahur

Sahur sangat penting untuk menjaga cadangan energi sepanjang hari.

Usahakan makan mendekati waktu imsak agar gula darah tidak cepat turun.

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini Makanan yang Perlu Kamu Hindari Saat Berbuka Puasa

Menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks dan protein.

2. Tetap Makan Tiga Kali Sehari

Pola makan tetap dijaga dengan sahur, berbuka, dan makan malam ringan.

Baca Juga: 5 Buah Terbaik untuk Sahur Agar Tak Cepat Lapar Selama Berpuasa

Berbuka sebaiknya tidak ditunda agar gula darah tidak terlalu rendah.

Makan malam dapat dilakukan setelah salat Tarawih dengan porsi seimbang.

3. Hindari Makan Berlebihan

Baca Juga: Cara Menyimpan Kurma Agar Tahan Lama, Sudah Tahu?

Rasa lapar sering membuat orang makan dalam porsi besar saat berbuka.

Bagi penderita diabetes, kebiasaan ini dapat memicu lonjakan gula darah.

Awali dengan takjil secukupnya lalu lanjutkan menu bergizi seimbang.

Baca Juga: Tak Hanya Sunnah, Ini Bukti Manfaat Siwak bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

4. Pilih Makanan Tinggi Serat

Serat membantu rasa kenyang lebih lama dan menjaga gula tetap stabil.

Konsumsi nasi merah, gandum utuh, sayuran, dan buah segar saat sahur.

Baca Juga: 5 Tips Melatih Anak Berpuasa Tanpa Drama

Makanan berserat juga baik untuk kesehatan pencernaan.

5. Hindari Gorengan dan Makanan Manis

Gorengan tinggi lemak dan dapat meningkatkan risiko gula naik.

Baca Juga: Tips Memilih Stoples untuk Ramadhan, Bikin Kue Kering dan Kurma Tetap Renyah

Makanan terlalu manis juga mempercepat lonjakan gula darah.

Pilih cara memasak yang lebih sehat seperti kukus atau rebus.

6. Cukupi Kebutuhan Cairan

Baca Juga: Puasa Sehat dan Bugar: Cara Menjaga Tubuh Tetap Prima Selama Ramadhan

Minum air putih cukup dengan pola dua gelas saat berbuka.

Empat gelas di malam hari dan dua gelas saat sahur dianjurkan.

Hindari minuman berkafein karena dapat memicu dehidrasi.

Baca Juga: Puasa Tak Hanya Ibadah, Ini 7 Manfaat Puasa yang Didukung Penelitian Ilmiah

7. Rutin Periksa Gula Darah

Pemantauan penting untuk mencegah kondisi berbahaya saat puasa.

Jika gula darah kurang dari 70 mg/dl, dianjurkan untuk membatalkan puasa.

Baca Juga: Puasa Nyaman Tanpa Heartburn: Tips Aman Mengelola GERD Selama Ramadhan

Begitu juga bila hasil melebihi 300 mg/dl agar tidak terjadi komplikasi.

8. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Olahraga tetap boleh dilakukan dengan intensitas ringan.

Baca Juga: 5 Dampak Tidur Terlalu Lama saat Puasa yang Perlu Diwaspadai

Hindari aktivitas berat di siang hari agar tidak terjadi hipoglikemia.

Salat Tarawih dapat menjadi aktivitas fisik yang menyehatkan.

Segera batalkan puasa jika muncul pusing, gemetar, atau keringat dingin.

Baca Juga: Ngabuburit Seru di Ancol: Masuk Gratis Selama Ramadhan 2026

Kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam menjalankan ibadah.

Jika kondisi tidak memungkinkan, puasa dapat diganti di hari lain atau fidyah. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.