5 Tips Melatih Anak Berpuasa Tanpa Drama

AKURAT JAKARTA - Mengajarkan anak berpuasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus.
Lebih dari itu, proses ini adalah pembelajaran tentang kesabaran, empati, dan kedisiplinan.
Namun, jika dilakukan secara mendadak tanpa persiapan, anak bisa merasa tertekan atau kelelahan.
Baca Juga: Anti Panik di Pelabuhan! 7 Tips Mudik Naik Kapal Laut Lebih Nyaman
Karena itu, pendekatan yang bertahap dan penuh dukungan sangat diperlukan.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Mulai dari Puasa Setengah Hari
Baca Juga: Anti Panik Jelang Mudik, Terapkan 7 Strategi Tiket Pesawat Ini
Untuk tahap awal, ajak anak berpuasa hingga waktu Zuhur atau Ashar.
Jika sudah terbiasa, durasi bisa ditambah hingga Magrib.
Metode ini membantu anak beradaptasi tanpa merasa terbebani dan memberi kesempatan tubuhnya menyesuaikan diri secara perlahan.
Baca Juga: Simak Kebiasaan yang Bisa Datangkan Pahala Berlipat Saat Berbuka Puasa
2. Berikan Pemahaman dengan Bahasa Sederhana
Jelaskan makna puasa sesuai usia anak.
Kamu bisa menceritakan kisah tentang Nabi Muhammad SAW dan pentingnya berbagi kepada orang yang kurang mampu.
Baca Juga: Stop Bergantung pada Kopi! Ini 4 Minuman Bikin Melek Tanpa Efek Samping
Dengan pemahaman yang baik, anak akan lebih termotivasi menjalani puasa karena mengerti tujuan di baliknya.
3. Siapkan Menu Sahur dan Berbuka Favorit
Agar anak lebih semangat, siapkan makanan kesukaannya saat sahur dan berbuka.
Baca Juga: Sering Dikonsumsi, 4 Makanan dan Minuman Ini Diduga Terkontaminasi Mikroplastik
Pastikan tetap bergizi dengan kandungan karbohidrat, protein, serat, serta cairan yang cukup agar energinya terjaga sepanjang hari.
4. Hindari Aktivitas Terlalu Berat
Saat melatih anak puasa, kurangi aktivitas fisik yang terlalu melelahkan.
Baca Juga: Tanpa Obat, Ini 5 Kebiasaan Sederhana untuk Cegah Diabetes
Pilih kegiatan ringan seperti membaca, menggambar, atau menonton tayangan edukatif agar energi tidak cepat habis.
5. Beri Apresiasi dan Motivasi
Anak akan lebih percaya diri jika mendapat pujian.
Baca Juga: Deretan Takjil Sehat Ramadhan 2026 yang Lebih Ringan di Perut
Kamu bisa memberi penghargaan sederhana seperti stiker atau hadiah kecil saat ia berhasil berpuasa.
Namun, hindari memaksa atau memarahi jika anak belum mampu berpuasa penuh.
Melatih anak puasa memang membutuhkan kesabaran dan konsistensi.
Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini Makanan yang Perlu Kamu Hindari Saat Berbuka Puasa
Setiap anak memiliki kemampuan berbeda, sehingga kamu perlu memahami kondisi fisik dan emosionalnya.
Dengan pendekatan yang tepat, anak tidak hanya belajar berpuasa, tetapi juga memahami makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









