Jangan Asal Makan! Ini Menu Sahur Pertama yang Bikin Puasa Lebih Ringan

AKURAT JAKARTA - Sahur pertama menjadi momen penting yang menandai dimulainya ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Setelah tubuh terbiasa dengan jadwal makan pagi, siang, dan malam, perubahan waktu makan tentu membutuhkan penyesuaian.
Agar tubuh tidak “kaget”, kamu perlu memastikan asupan gizi tetap seimbang dan mencukupi kebutuhan energi selama lebih dari 12 jam ke depan.
Baca Juga: Sering Salah Kaprah, Ini 7 Fakta Soal Mencuci Beras yang Perlu Diketahui
Secara umum, makanan untuk sahur pertama sebaiknya mengandung karbohidrat sebagai sumber energi utama, protein agar kenyang lebih lama, serta serat dari sayur dan buah untuk menjaga pencernaan.
Selain itu, cairan juga berperan penting untuk mencegah dehidrasi, terutama jika aktivitasmu cukup padat.
Hindari makanan terlalu pedas, asin, atau berminyak karena bisa memicu rasa haus dan gangguan lambung saat puasa.
Baca Juga: Tak Perlu Renovasi, 6 Tips Feng Shui Ini Bikin Rumah Lebih Harmonis
Berikut beberapa rekomendasi menu sahur pertama yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Makanan Pokok (Sumber Energi Tahan Lama)
Karbohidrat kompleks sangat dianjurkan karena dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap.
- Nasi merah atau nasi putih sebagai sumber energi utama.
- Oatmeal yang kaya serat dan membuat kenyang lebih lama.
- Kentang rebus atau ubi kukus sebagai alternatif yang lebih ringan namun tetap mengenyangkan.
2. Lauk Berprotein (Bikin Kenyang Lebih Lama)
Protein membantu menjaga rasa kenyang dan menjaga massa otot selama puasa.
- Telur rebus, dadar, atau ceplok yang praktis dan bergizi.
- Ayam, ikan, atau daging yang dimasak sederhana seperti dipanggang, direbus, atau ditumis ringan.
- Tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati yang mudah dicerna.
Baca Juga: 5 Cara Cerdas Fokus Belajar dari Rumah Tanpa Terganggu
3. Sayur (Cegah Haus & Lancarkan Pencernaan)
Sayuran, terutama yang berkuah, membantu menjaga hidrasi tubuh.
- Sayur bening bayam, oyong, atau wortel.
- Tumis buncis, brokoli, atau capcay sederhana.
Sayur berkuah sangat dianjurkan untuk membantu keseimbangan cairan.
Baca Juga: Rahasia Pagi Lebih Tenang Ternyata Dimulai dari 7 Kebiasaan Ini
4. Buah (Tambahan Energi & Cairan)
Buah memberi asupan vitamin sekaligus cairan alami.
- Pisang yang kaya kalium untuk membantu mencegah kram.
- Apel atau pepaya dengan kandungan serat tinggi.
- Kurma sebagai sumber energi alami.
Baca Juga: Kenyang Tapi Kekurangan Gizi? Waspada Kelaparan Tersembunyi pada Anak
5. Minuman Pendukung
- Air putih minimal dua gelas saat sahur.
- Susu hangat atau susu rendah lemak.
- Air kelapa sebagai opsi tambahan elektrolit.
Baca Juga: Trik Sederhana Terong Goreng Renyah Tanpa Banjir Minyak
Dengan memilih menu sahur pertama yang tepat, kamu bisa menjalani puasa hari pertama dengan lebih nyaman dan penuh stamina.
Awal yang baik akan membantu menjaga konsistensi energi hingga akhir Ramadan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








