Biar Puasa Lancar, Berikut Ini 3 Pantangan dan 3 Anjuran Makanan Sahur

AKURAT JAKARTA - Menjalani ibadah puasa membutuhkan persiapan energi yang cukup sejak dini hari.
Karena itu, penting bagi kamu memahami makanan apa saja yang sebaiknya dihindari dan apa yang dianjurkan saat sahur.
Dilansir dari Masnad Health Clinic pada Sabtu (14/2), berikut tiga pantangan dan tiga anjuran makanan agar tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.
Baca Juga: Biji Mahoni, Herbal Pahit dengan Potensi Manis bagi Kesehatan
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur
1. Makanan Asin
Makanan tinggi garam dapat meningkatkan rasa haus sepanjang hari.
Baca Juga: Akar Alang-Alang, Herbal Tradisional untuk Dukung Kesehatan Saluran Kemih
Konsumsi natrium berlebih juga berpotensi menaikkan tekanan darah serta mengganggu keseimbangan cairan tubuh.
Contohnya mi instan, keju asin, acar, dan camilan olahan.
Mengurangi garam dan memilih produk rendah natrium menjadi langkah yang lebih bijak.
Baca Juga: Curhat ke AI Lebih Nyaman? Ini Risiko Tersembunyi bagi Gen Z
2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Gorengan dan makanan berlemak jenuh memperlambat proses pencernaan dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
Risiko mulas, refluks asam, hingga peradangan saluran cerna juga meningkat.
Baca Juga: Waspada! 41 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Obat, Ini Bahayanya Buat Kamu
Mentega, daging olahan, dan produk susu tinggi lemak sebaiknya dibatasi agar berat badan tidak mudah naik selama Ramadan.
3. Makanan Mengandung Gula Sederhana
Makanan manis memang memberi energi cepat, tetapi efeknya tidak bertahan lama.
Baca Juga: Bukan Nasi, Ini Rahasia Sahur Tahan Lapar ala Sunah
Setelah lonjakan gula darah, tubuh bisa terasa lemas beberapa jam kemudian.
Kue manis, sereal olahan, dan karbohidrat putih rendah serat termasuk contoh yang perlu dikurangi.
Makanan yang Dianjurkan Saat Sahur
Baca Juga: Stop Pakai yang Mahal! Hanya Modal Bahan Rumahan, Mobil Kamu Bisa Harum Maksimal
1. Karbohidrat Gandum Utuh
Nasi merah, roti gandum utuh, oat, dan sereal tinggi serat membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Energi dilepaskan secara perlahan sehingga kamu merasa kenyang lebih lama.
Baca Juga: Kalender Konser Jakarta 2026, Dari Reuni Rock Legendaris hingga Invasi K-Pop
2. Makanan Kaya Protein
Protein penting untuk menjaga massa otot dan menahan rasa lapar.
Pilih sumber rendah lemak seperti ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta susu rendah lemak agar tubuh tetap kuat tanpa kelebihan lemak jenuh.
3. Buah dan Sayuran
Kandungan serat, vitamin, mineral, dan air pada buah serta sayuran membantu menjaga hidrasi dan kesehatan pencernaan.
Pisang, kurma, mentimun, tomat, dan jeruk bisa menjadi pilihan menu sahur yang menyegarkan.
Baca Juga: Puasa Bukan Halangan! Simak 5 Cara Tetap Produktif Selama Ramadhan
Dengan memilih menu yang tepat, kamu bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman, fokus, dan penuh energi hingga waktu berbuka tiba. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









