Rahasia 6 Makanan yang Bikin Otak Anak Super Cerdas

AKURAT JAKARTA - Perkembangan otak anak menjadi perhatian penting bagi setiap orang tua.
Banyak cara bisa dilakukan, salah satunya dengan memperhatikan asupan harian.
Menurut dokter Gupta, ada enam jenis makanan yang sangat baik untuk membantu otak anak berkembang lebih optimal.
Baca Juga: Buruan Datang! JF3 Food Festival 2025 Suguhkan Kuliner, Musik, dan Promo Seru
Menariknya, sebagian besar makanan ini mudah ditemukan dan bisa kamu sajikan setiap hari.
1. Ikan berlemak
Salmon, makarel, hingga sarden kaya asam lemak omega-3.
Baca Juga: Santai di Tengah Hiruk Pikuk, Rooftop Café Jadi Pelarian Warga Jakarta
Nutrisi ini bermanfaat memperkuat memori, mengurangi gejala ADHD, serta memperkokoh koneksi saraf.
Jika salmon sulit ditemukan, ikan lokal juga bisa jadi alternatif.
Anak dianjurkan mengonsumsi 2–3 kali sepekan.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Dekat Rumah Ahmad Sahroni, Tanjung Priok Ternyata Punya Banyak Pilihan
2. Telur
Sumber kolin yang mendukung produksi neurotransmiter otak.
Dengan 1–2 butir telur sehari, fokus dan konsentrasi anak bisa meningkat.
Baca Juga: Gerhana Bulan 7–8 September 2025, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Khusuf
3. Buah beri
Blueberry hingga beri hitam kaya antioksidan, membantu komunikasi sel-sel otak dan memori jangka pendek.
Cukup ½ cangkir per hari sebagai camilan sehat.
Baca Juga: Anti Nyeri! 9 Makanan dan Minuman Sehat ini Bisa Redakan Kram Menstruasi
4. Sayuran hijau
Bayam, sawi, dan sayuran hijau lainnya mengandung folat, vitamin K, serta zat besi yang menjaga konsentrasi dan mencegah penurunan kognitif.
5. Kacang dan biji-bijian
Baca Juga: 10 Negara Resmi Keluarkan Travel Warning ke Indonesia, Mana Saja?
Almond, kenari, dan biji labu kaya vitamin E dan lemak sehat untuk melindungi sel-sel otak.
Berikan sekitar 1 ons per hari, dengan catatan anak tidak alergi.
6. Biji-bijian utuh
Baca Juga: Alasan Psikologis di Balik Sulitnya Move On dari Mantan yang Perlu Kamu Ketahui
Quinoa, gandum, dan beras merah kaya karbohidrat kompleks serta vitamin B.
Kombinasi ini membantu anak tetap fokus sepanjang jam sekolah.
Selain itu, Gupta menegaskan agar orang tua membatasi makanan olahan, minuman manis, dan camilan tinggi gula.
Baca Juga: Sedang Berlangsung, Konser Dewa 19 di GBK Gandeng Musisi Legendaris Dunia
Pasalnya, makanan tersebut hanya memberi energi sesaat lalu cepat turun, sehingga mengganggu konsentrasi dan emosi anak.
Pilihan alami jauh lebih baik untuk mendukung tumbuh kembang sekaligus menjaga kesehatan jangka panjang.
Dengan konsistensi memberi makanan bergizi ini, kamu bisa membantu si kecil tumbuh lebih sehat, fokus, dan tentu saja lebih cerdas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








