Jakarta

Dongeng Anak: Sumbangan Kecil untuk Kancil

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Desember 2025, 19:00 WIB
Dongeng Anak: Sumbangan Kecil untuk Kancil

AKURAT JAKARTA - Di sebuah hutan yang damai, hiduplah berbagai hewan dengan sifat dan kebiasaan yang berbeda-beda.

Di antara mereka ada seekor Kancil kecil yang dikenal cerdas dan penuh rasa ingin tahu.

Ia percaya bahwa ilmu pengetahuan bisa membawa kebaikan, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh penghuni hutan.

Baca Juga: Tak Sekadar Buah Biasa, Ini 7 Manfaat Apel untuk Kesehatan Tubuh

Dari keinginan sederhana itulah, sebuah kisah tentang kebersamaan dan kekuatan berbagi pun dimulai.

Kisah berjudul "Sumbangan Kecil untuk Kancil" ini diambil langsung dari Youtube DAI-Dongeng Anak Indonesia, bagian dari Grup Akurat Jakarta.

Sumbangan Kecil untuk Kancil

Baca Juga: Rumah Lembab Jadi Sarang Black Mold atau Jamur Hitam, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Pada suatu pagi di hutan, Kancil kecil duduk termenung di tepi sungai.

Ia ingin belajar tentang alam, bintang, dan ilmu pengetahuan lainnya agar lebih bisa membantu teman-temannya. 

Namun Kancil punya satu masalah: ia tak punya cukup makanan untuk ditukar pelajaran dengan Burung Hantu, guru bijak di hutan.

Baca Juga: Hari Ibu Makin Spesial dengan 10 Ide Hadiah Sederhana tapi Bermakna

"Andai aku bisa membayar Burung Hantu," pikir Kancil, "aku akan belajar banyak dan kelak membantu hewan-hewan lain." 

Kancil tidak mau menyerah. Ia kemudian dapat ide sederhana. Kancil sangat senang dengan ide itu.

Kancil pergi menemui kawan-kawannya.

Baca Juga: Dongeng Anak: Kancil dan Si Merak Sombong

"Teman-teman, aku tidak meminta banyak. Cukup sebutir kacang, selembar daun segar, atau setetes madu dari setiap kalian. Jika semua mau berbagi sedikit saja, aku bisa belajar untuk kita semua."

Hewan-hewan bingung. "Apa gunanya memberi sedikit makanan? Itu terlalu kecil untuk membuat perubahan," kata Tupai. 

Kancil menjawab dengan nada pasti.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Teh Ini Diyakini Bisa Mengendalikan Mood

"Percayalah, jika semua memberi, yang kecil akan menjadi besar."

Kabar tentang ide Kancil menyebar ke seluruh hutan.

Seekor Burung Pipit terbang membawa cerita ke utara, sementara Kelinci menyebarkannya ke padang rumput. 

Baca Juga: Naik KRL Saat Libur Nataru Tetap Nyaman dengan Mengikuti Tips Berikut Ini

Keesokan harinya, Kancil menaruh sebuah keranjang daun besar di tengah hutan.

"Siapa saja yang ingin membantu, letakkan sumbangan kecil di sini," katanya dengan suara lantang.

Seeekor Lebah kecil datang pertama, meneteskan madu ke dalam keranjang. 

Baca Juga: Ternyata Sehat Belum Tentu Tepat, Ini Daftar Buah yang Bisa Mengganggu Tidur Malammu

Kemudian Tupai meletakkan kacang. Kelinci menaruh wortel kecil. Hewan lain pun ikut menyumbang sedikit demi sedikit.

Hari berganti hari, sumbangan untuk belajar Kancil melimpah.

Kancil terharu melihat dukungan teman-temannya.

Baca Juga: Konser Amal di Jogja: Hanyengkuyung Sumatra Digelar 23 Desember 2025, Hadirkan 14 Musisi dari Letto, Kunto Aji hingga Rebellion Rose

Kancil pun bisa membayar Burung Hantu untuk mengajarinya banyak hal: belajar tentang bintang, tumbuhan obat, cara membuat air jernih, dan banyak pengetahuan lainnya.

Hari demi hari, Kancil semakin pintar, bijaksana, dan rendah hati.

Ia sering membagikan ilmu barunya: cara membuat obat dari daun, cara menanam buah, hingga cara membaca tanda alam sebelum hujan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Aturan, Ini Penyebab Foto Paspor Nggak Boleh Senyum

Suatu hari musim paceklik datang.

Banyak hewan kekurangan makanan.

Tapi berkat ilmu Kancil, mereka tahu cara menyimpan persediaan dan mencari makanan alternatif.

Baca Juga: Cara Menjaga dan Memperkuat Kesehatan Tulang Sejak Dini

Semua selamat melewati masa sulit.

"Ternyata benar, tindakan kecil bila dilakukan bersama-sama bisa menyelamatkan kita semua." Kata Gajah.

Sejak hari itu, Kancil dikenang bukan hanya karena kepintarannya, tapi juga karena semangat kebersamaan dan suka membantu.

Baca Juga: Dampak Kesehatan Tulang Tidak Dijaga, Efeknya Tak Sekadar Nyeri

Sejak peristiwa itu, hutan kembali hidup dengan semangat saling membantu dan percaya satu sama lain.

Semua hewan menyadari bahwa kebaikan tidak selalu harus besar, karena hal kecil yang dilakukan bersama dapat membawa perubahan luar biasa.

Kisah Kancil mengajarkan bahwa berbagi, belajar, dan bekerja sama adalah kunci untuk menghadapi masa sulit.

Baca Juga: Tulang Rapuh Bukan Karena Usia, Bisa Jadi karena Kebiasaan Sehari-hari

Dongeng ini pun menjadi pengingat bagi kamu bahwa kebaikan sekecil apa pun akan bermakna jika dilakukan dengan hati.

Versi animasi Sumbangan Kecil untuk Kancil ini bisa kamu tonton lewat LINK ini. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.