Pasal Anestesi Beredar di Media Sosial, Diduga Jadi Bukti Bullying Mahasiswi PPDS Aulia Risma Lestari Bunuh Diri

AKURAT JAKARTA - Viral, sebuah akun media sosial Instagram ungkap pasal Anestesi yang ditulis oleh salah satu senior PPDS.
Tulisan tangan pasal Anestesi itu diunggah ulang oleh @prabaniswara yang diduga menerima DM dari salah satu mahasiswa PPDS Anestesi Undip yang mengirimnya secara anonim.
Dalam unggahan tersebut, terlihat tulisan tangan yang ditempel di papan mengenai aturan yang diterapkan selama menjalani PPDS Anestesi.
Unggahan tersebut bermaksud mengunggah ulang insta stories dari dokter seleb Alvin Saputra.
"Ini adalah peraturan tidak tertulis yang wajib ditelen semua ppds" tulis akun @alvin.sa.putra.
Kemudian akun prabaniswara menimpali dengan tulisan asli dari mahasiswa senior PPDS yang ditempel di papan berwarna ungu.
"Lebih keren saya punya yang asli ditulis ma mas senior terhormat, pasti ini udah dibuang dari tempatnya" tulisnya dalam akun Instagram
Dalam aturan tak tertulis tersebut, ada 7 poin yang ditulis untuk unggah ungguh dalam prodi Anestesi.
Dalam poin-poin tersebut berbunyi peraturan yang tercium adanya indikasi bullying seperti :
"Senior selalu benar, bila senior salah kembali pasal 1, hanya ada kata ya dan siap, yang enak hanya untuk senior, bila junior dikasih enak tanya kenapa, jangan pernah mengeluh karena semua pernah mengalami, jika masih mengeluh siapa suruh masuk anestesi."
Hal tersebut senada dengan penemuan kepolisian dimana Kapolsek Gajahmungkur Semarang menyebut ada bukti buku diary di kamar kos korban.
Yang menuliskan keluh kesahnya dalam menghadapi senioritas yang ada di PPDS Anestesi Undip.
Namun sejauh ini, pihak Universitas menepis adanya isu perundungan di wilayah Fakultas Kedokteran Undip sebagaimana disebut dalam pemberitaan media. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








